07 Mei 2008

Sekilas Dunia Suzan

Dunia Suzan didirikan oleh Kak Ria Enes (Pemerhati & Pecinta dunia anak-anak). Dunia Suzan melekat sekali dengan dunianya anak-anak. Dunia Suzan mempunyai Play Grup, TK dan Sanggar Dunia Suzan. Sesuai dengan semboyannya “membuat dunia semakin ceria” maka pembelajarannya didasari kegembiraan, karena sesuatu yang dilakukan atas dasar gembira maka hasilnya akan maksimal.

Materi-materi yang diajarkan seperti mewarna dan melukis, dengan mewarna & melukis anak-anak mulai mengenal “Estetika”. Pembelajaran Bermain peran, mengenal perilaku teman dan mengenal budaya bangsa. Kesekolah bukan hanya supaya pintar, tetapi juga diajari supaya hidup sehat dengan cara periksa dokter secara rutin. Teknologi informasi yang semakin maju, anak-anak perlu pengenalan Teknologi dan Informasi sejak usia dini agar tidak gagap teknologi.

Menumbuhkan kecerdasan spiritual sesuai dengan agama masing-masing. Aplikasi pendidikan agama tidak hanya teori, tetapi integratife dalam kegiatan disekolah maupun luar sekolah. Kreatifitas lahir dari lingkungan yang kreatif, untuk itu perlu diciptakan sebuah wahana untuk proses kreatif anak-anak. Kegiatan festival busana unik dan festival film indie salah satu contoh wahana untuk berpikir kreatif.

Kegiatan Outbond sejalan dengan Kurikulum Berbasis Kompetensi dan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. “Aku dengar dan aku lupa. Aku lihat dan aku ingat. Aku lakukan dan aku mengerti”. Ketika anak mendengar, melihat, dan melakukan atau mempraktikan maka pembelajaran akan dapat ia serap secara maksimal. Melalui mengenal suara sendiri akan membentuk konsep diri. Selain pengenalan teknik rekaman diajarkan pula penguasaan panggung. Yang jarang dilakukan oleh sekolah-sekolah adalah kegiatan Family Games. Kegiatan Family Games yang dilakukan oleh Dunia Suzan ini bertujuan untuk membangun komunikasi yang baik antara anak dengan orang tua dan guru, ini merupakan salah satu syarat keberhasilan pendidikan putra-putri kita.

Learning by playing, Konsep belajar tidak hanya di dalam kelas, bermain diluar kelaspun menjadi cara belajar yang efektif. Evaluasi tahunan dikemas dalam bentuk VCD sebagai laporan kepada setiap siswa. Evaluasi tersebut sebagai Pengakuan Prestasi. Rasa percaya diri akan tumbuh seiring dengan penghargaan (reward) atas usaha yang telah dilakukan anak-anak. Penghargaan (reward) yang lain yang dapat anak-anak terima adalah kegiatan ADS (Anugerah Dunia Suzan) Penganugerahan insan perfilman yang diproduksi oleh anak-anak Sanggar Dunia Suzan.